Kenapa ya…
Kadang cuma dari satu gigitan makanan, tiba-tiba kita bisa teringat sesuatu yang sudah lama berlalu?
Bukan karena makanannya aja.
Tapi karena otak kita ternyata suka menyimpan kenangan dalam bentuk rasa.
Makanya ada makanan tertentu yang ketika kita makan lagi, rasanya seperti membuka album foto lama.
Padahal yang berubah cuma satu hal.
Kita menggigit makanan yang sama.
Gue baru sadar soal ini beberapa waktu lalu.
Waktu lagi santai di rumah, sambil ngopi sore.
Di meja ada satu kotak Pie Susu Asli Enaaak Bali yang belum habis.
Gue ambil satu.
Lalu satu gigitan pertama langsung bikin kepala muter ke masa lalu.
Tiba-tiba gue ingat jalanan Bali.
Ingat suasana bandara.
Ingat momen buru-buru cari oleh-oleh sebelum pulang.
Ingat perjalanan naik motor keliling pulau.
Ingat suara ombak yang dulu cuma jadi latar belakang liburan.
Dan anehnya…
Semua itu muncul hanya karena sepotong pie susu.
Rasa ternyata punya memori yang sangat kuat.
Kalau dipikir-pikir, ada ribuan foto yang kita simpan di handphone.
Ada ratusan video yang mungkin tidak pernah kita buka lagi.
Tapi ada beberapa rasa yang bisa bertahan di kepala selama bertahun-tahun.
Karena rasa bekerja berbeda.
Dia tidak cuma masuk ke lidah.
Dia masuk ke emosi.
Masuk ke ingatan.
Masuk ke pengalaman yang pernah kita jalani.
Makanya ketika seseorang mencicipi pie susu yang pernah dibelinya saat berlibur di Bali, yang kembali bukan cuma rasa manisnya.
Yang kembali sering kali adalah suasananya.
Suasana ketika pertama kali menginjakkan kaki di Bali.

Suasana ketika tertawa bersama keluarga.
Suasana ketika menikmati liburan tanpa memikirkan pekerjaan.
Dan itulah yang membuat oleh-oleh makanan punya tempat spesial.
Karena dia bisa menghidupkan kembali momen yang hampir terlupakan.
Liburan sebenarnya tidak pernah benar-benar selesai.
Dulu gue selalu berpikir liburan selesai saat pesawat mendarat.
Ternyata enggak.
Liburan sering kali masih berlanjut jauh setelah kita pulang.
Dia muncul ketika melihat foto lama.
Dia muncul ketika mendengar lagu tertentu.
Dan dia muncul ketika kita menikmati makanan yang dulu menemani perjalanan itu.
Makanya banyak wisatawan yang tidak pernah pulang dari Bali dengan tangan kosong.
Mereka membawa sesuatu.
Bukan karena lapar.
Bukan karena butuh cemilan.
Tapi karena mereka ingin membawa pulang sebagian kecil dari pengalaman itu.
Dan Pie Susu Asli ENAAAK Bali sering menjadi bagian dari cerita tersebut.
Karena produk ini bukan sekadar oleh-oleh.
Ia menjadi penghubung antara liburan yang sudah lewat dengan kenangan yang ingin tetap disimpan.
Ada alasan kenapa pie susu selalu dicari.
Kalau kita lihat oleh-oleh khas Bali, pilihannya banyak sekali.
Mulai dari kerajinan tangan.
Pakaian.
Aksesoris.
Sampai berbagai jenis makanan.
Tapi menariknya, pie susu tetap menjadi salah satu yang paling dicari wisatawan.
Bahkan setelah bertahun-tahun.
Menurut gue alasannya sederhana.
Karena pie susu itu familiar.
Semua orang bisa menikmatinya.
Anak-anak suka.
Orang tua suka.
Teman kantor suka.
Tetangga juga suka.
Dan ketika sesuatu bisa diterima oleh banyak orang, ia punya peluang lebih besar untuk menjadi bagian dari tradisi.
Makanya banyak orang yang merasa ada yang kurang kalau pulang dari Bali tanpa membawa pie susu.
Semakin sering gue memperhatikan wisatawan yang datang ke Bali, semakin gue sadar kalau oleh-oleh bukan soal barang.
Oleh-oleh adalah cerita.
Ketika seseorang membawa pulang Pie Susu Asli ENAAAK Bali untuk keluarganya, sebenarnya dia sedang membawa cerita.
Cerita tentang pantai yang dikunjungi.
Cerita tentang kuliner yang dicoba.
Cerita tentang perjalanan yang menyenangkan.
Cerita tentang waktu yang dihabiskan bersama orang-orang tersayang.
Dan yang menarik…
Cerita itu ikut berpindah ketika pie susu dibagikan.
Satu orang bercerita.
Orang lain mendengarkan.
Lalu kenangan itu hidup lagi.
Gue rasa itu alasan kenapa makanan sering terasa lebih personal dibanding souvenir lainnya.
Karena makanan dinikmati bersama.
Dibicarakan bersama.
Dan sering kali menjadi bagian dari percakapan hangat setelah perjalanan selesai.
Akhirnya gue paham satu hal.
Mungkin yang membuat Pie Susu Asli ENAAAK Bali begitu disukai bukan semata-mata karena rasanya.
Meski rasanya memang enak.
Tapi karena setiap kepingnya membawa sesuatu yang lebih berharga.
Kenangan.
Kenangan tentang perjalanan yang menyenangkan.
Tentang tawa yang muncul tanpa direncanakan.
Tentang momen sederhana yang ternyata paling sulit dilupakan.
Tentang Bali yang selalu berhasil membuat orang ingin kembali.
Dan setiap kali kita menggigit sepotong pie susu, mungkin yang sedang kita nikmati bukan cuma makanan.
Tapi juga potongan kecil dari sebuah perjalanan yang pernah membuat hati bahagia.
Karena pada akhirnya, nostalgia memang punya banyak bentuk.
Dan salah satu bentuk yang paling manis adalah Pie Susu Asli ENAAAK Bali.

