Pernah gak sih lo bingung bedain antara pie susu Bali dan egg tart?
Dua-duanya sama-sama punya kulit kue renyah, isian lembut kekuningan, dan aroma manis yang bikin ngiler. Tapi begitu lo gigit… rasanya beda. Bukan cuma soal rasa sih, tapi juga vibe-nya. Pie susu Bali tuh kayak liburan singkat di bawah matahari, sementara egg tart lebih kayak duduk di kafe fancy di Hong Kong atau London.
Dan menariknya, banyak orang yang pertama kali makan pie susu Bali sering bilang,
“Eh, ini kayak egg tart ya?”
Padahal, kalau lo tahu sejarah dan bahannya, dua kue ini sebenernya punya karakter yang jauh berbeda.
Asal-Usul: Dua Dunia, Dua Cerita Rasa
Pie susu Bali lahir dari kreativitas lokal. Awalnya, kue ini terinspirasi dari tart khas Eropa, tapi diadaptasi biar cocok sama lidah orang Indonesia—terutama wisatawan yang datang ke Bali. Jadi, pie susu bukan cuma kue, tapi bentuk adaptasi budaya. Di tangan orang Bali, resep asing itu diolah lagi, disederhanakan, dan diberi sentuhan tropis.
Sementara egg tart, sejarahnya lebih panjang dan global. Kue ini pertama kali muncul di Inggris abad ke-18 sebagai custard tart, lalu menyebar ke Hong Kong lewat pengaruh kolonial Inggris. Dari situ, jadilah versi Asia-nya yang lebih lembut, creamy, dan wangi telur.
Jadi, kalau pie susu Bali itu hasil “lokalisasi manis” dari budaya luar, egg tart justru versi klasik yang dipertahankan dalam gaya pastry modern.
Bahan dan Tekstur: Simpel vs Kaya Rasa
Pie susu Bali dikenal dengan kesederhanaannya.
Bahan dasarnya cuma beberapa aja: tepung terigu, mentega, susu kental manis, dan telur. Udah. Gak ada bahan rahasia, gak ada teknik rumit. Tapi justru di situ letak keajaibannya. Kesederhanaan resep ini bikin rasa susu dan renyah kulitnya menonjol banget.
Kulit pie susu tipis dan kering, tapi pas digigit langsung “crunch” halus—lalu ketemu isian lembut yang gak bikin eneg.
Sementara egg tart, punya lapisan kulit pastry berlembar-lembar. Kalau lo gigit, dia langsung hancur jadi serpihan buttery yang melumer. Isian custard-nya juga lebih creamy dan tebal, dengan rasa telur yang lebih kuat dan sedikit aroma vanila.
Pie susu lebih ringan, manisnya lembut, cocok buat ngemil sore atau oleh-oleh.
Sedangkan egg tart lebih “berat” dan creamy, lebih cocok disajikan di atas piring porselen sambil minum teh hangat.

Cita Rasa: Bali yang Hangat vs Eropa yang Elegan
Pie susu Bali punya karakter rasa yang familiar buat lidah orang Indonesia. Ada keseimbangan antara manis susu dan gurih kulit kue.
Gak terlalu lembek, gak terlalu padat—pas banget di tengah. Bahkan banyak wisatawan yang bilang, rasa pie susu Bali tuh kayak nostalgia masa kecil. Manisnya gak lebay, tapi meninggalkan kesan hangat.
Egg tart, di sisi lain, lebih menonjolkan rasa telur dan susu segar. Kalau pie susu itu ibarat teman lama yang ramah, egg tart tuh kayak kenalan baru yang berkelas. Keduanya sama-sama enak, tapi punya cara berbeda dalam menyapa lidah lo.
Cara Menikmati: Oleh-oleh vs Dessert Café
Nah, ini juga menarik.
Pie susu Bali lebih identik dengan oleh-oleh khas Bali.
Begitu lo landing di Bandara Ngurah Rai, pasti deh, ada koper wisatawan yang isinya kotak-kotak pie susu.
Karena bentuknya tipis, ringan, dan tahan lama, pie susu jadi buah tangan favorit. Dan brand seperti Pie Susu Asli Enaaak sudah lama jadi pilihan utama karena rasanya yang konsisten dan otentik.
Egg tart lebih ke arah dessert harian. Orang makan egg tart di pagi atau sore hari, biasanya di kafe, bakery, atau restoran. Karena isinya creamy banget, dia gak tahan lama di suhu ruang—jadi jarang dijadikan oleh-oleh.
Pie susu Bali itu “teman perjalanan”, sementara egg tart lebih “teman bersantai”.
Kenapa Pie Susu Asli Enaaak Beda?
Banyak pie susu di luar sana, tapi yang bikin Pie Susu Asli ENAAAK menonjol adalah bahan lokal yang mereka pakai. Susu segar dari peternak lokal Bali, telur kampung, dan mentega premium bikin rasanya otentik dan konsisten.
Gak ada bahan pengawet, gak ada pemanis buatan.
Setiap gigitan tuh terasa tulus.
Kayak dibuat sama tangan orang yang beneran sayang sama hasilnya.
Dan yang paling penting: rasa manisnya gak nyelekit.
Pas. Lembut.
Kayak senyum penjual pie di pasar tradisional Bali yang bilang,
“Cobain dulu, enak kok.”
Dua Dunia, Dua Gaya, Sama-sama Bikin Bahagia
Jadi, apa bedanya pie susu Bali dan egg tart?
Beda budaya, beda bahan, beda rasa—tapi sama-sama punya tempat spesial di hati pecinta kue.
Pie susu Bali adalah hasil adaptasi yang sederhana tapi jujur.
Egg tart adalah hasil tradisi panjang pastry dunia.
Dan kalau lo cari kue yang manisnya pas, ringan, dan bisa dibawa pulang dari Bali, jawabannya jelas: Pie Susu Asli Enaaak.
Karena kadang, kebahagiaan itu gak perlu bentuk yang rumit.
Cukup satu gigitan pie susu hangat, dan lo tahu…
ini bukan sekadar oleh-oleh, tapi sepotong kenangan manis dari Pulau Dewata.

